Wednesday, March 13, 2019

Contoh Makalah Manajemen Pemasaran Bank Syariah

MANAJEMEN PEMASARAN

Contoh Tugas Kuliah :
Produk Tabungan Pendidikan
Tabungan Go With Syari’ah
Bank Syari’ah Rakyat

Disusun oleh:

Mhd. Zuchri Fachrun
Rudi Sugiarto
Rizal Efendi
Ulil Anshor
Rizkiya Ulfah
Ulfah E. Sakinah



Latar Belakang

          Indonesia merupakan negara kaya dengan berbagai sumber daya alamnya. Bumi yang luas yang di dalamnya terkandung berbagai kekayaan alam seperti emas, minyak bumi, gas, dan lain sebagainya merupakan rahmat ilahi yang tak terbayang keindahannya.
Namun sayang beribu sayang, Indonesia kaya akan SDA tapi lemah dalam SDM. Kebanyakan  dari kekayaan alam tersebut dikelola oleh pihak asing. Belum lagi di bidang politik, seolah masyarakat Indonesia diperbodoh oleh pihak-pihak yang mengignginkan kehancuran. Semua ini berlatar belakang dari rendahnya pendidikan ditambah dengan bobroknya akhlak kebanyakan dari penguasa negeri.
           Hal tersebut terjadi bukannya tanpa alasan, lemahnya ekonomi menjadi salah satu sebab terkuat bagi masyarakat hingga mereka dengan terpaksa harus merasakan putus sekolah.
Melihat hal ini, maka kami dari Bank Syari’ah Rakyat (BSR) memandang perlunya memberikan fasilitas pendidikan bagi masyarakat dengan membuka produk tabungan pendidikan yang sarat dengan berbagai kemudahannya. Dengan demikian kami berharap dapat membantu masyarakat lemah khususnya untuk tetap dapat berpendidikan tinggi meski terbelit dengan kesusahan hidup. Semoga dengan adanya produk tabungan pendidikan ini masyarakat tetap bersemangat menuntut ilmu sebagai wujud pengamalan sunnah Rasullullah saw ini demi kemajuan sikap, mental, dan moral pribadi tuk membangun bangsa tercinta.

Nama Produk dan Keunggulannya

            Produk tabungan pendidikan ini bernama Tabungan Go With Syari’ah. Dikelola dengan sistem Wadi’ah Yad Domanah memungkinkan dana nasabah tetap terjaga. Prinsip tersebut juga memungkinan peningkatan pada dana nasabah berupa pemberian fee oleh pihak Bank. Hanya dengan mengisi formulir dan menyetorkan uang sebesar Rp. 50.000, nasabah telah mendapatkan sebuah buku tabungan beserta Kartu ATM yang terisi nominal sebesar Rp. 50.000. Begitu mudahnya menabung di Bank Syariah kami bukanlah berarti bahwa fasilitasnya yang rendah atau kurang memadai, Sebaliknya BSR dilengkapi dengan berbagai kecanggihan fasillitas seperti ATM, Electronic Queue System, dan kecanggihan-kecanggihan perbankan masa ini seperti yang dimiliki Bank-bank lainnya.
Dengan kecanggihan tekonologi yang dimiliki BSR itu, setidaknya anggapan bahwa “ menabung di Bank Syari’ah itu menyulitkan” dapat dipatahkan. Anggapan itu sudah tidak relevan lagi karena Bank syariah lain pun mulai banyak yang melengkapi produknya dengan beragam fasilitas transaksi berteknologi tinggi.
               Pelayanan yang lamban  dan menyulitkan tidak berlaku pada BSR, bahkan kemudahan yang didapat nasabah tidak hanya pada pembukaan buku tabungan tapi juga berlanjut dengan berbagai kemudahan lainnya. Fasilitas ATM misalnya,dengan menggunakan kartu debet BSR nasabah dapat dengan mudah melakukan transaksi penarikan maupun transfer uang secara tunai. Hal ini dikarenakan kartu tersebut dapat dipergunakan di berbagai ATM yang tesebar di seluruh penjuru tanah air. Bahkan bagi nasabah yang sedang bepergian ke luar negeri, dia tidak perlu khawatir harus membawa uang cash yang banyak karena dengan kartu debet BSR yang dilengkapi dengan MasterCard memungkinkannya untuk memiliki akses mengambil uang tunai secara internasional. Dengan demikian dia bisa menarik tunai uangnya di semua ATM yang berlogo Cirrus. Memang setiap transaksi penarikan uang tunai nasabah tersebut akan dikenakan biaya sebesar US$3, tetapi nasabah nyaman bisa mengambil uangnya di berbagai negeri.
             Meski basisnya Syari’ah, BSR berupaya agar nasabahnya mendapatkan layanan perbankan senyaman layanan di Bank Konvensional. Maka itu, tabungan Go With Syari’ah mempunyai motto yang berbunyi : “ Syari’ahku keren, pendidikanku jalan”. BSR ingin menyampaikan pesan bahwa menabung di Bank Syari’ah itu memiliki fasilitas yang nyaman juga mententramkan layaknya menabung di Bank Konvensional. Bedanya jelas bahwa Bank Konvensional berbasis bunga sedangkan Bank Syari’ah menggunakan system bagi hasil.
           Khusus untuk produk tabungan ini, BSR mempunyai slogan “ Easy to save”, setelah bergabung sebagai nasabah, seseorang  bisa dengan mudah menabungkan dananya ke Bank kapanpun ia mau dengan minimal setoran adalah Rp. 20.000. Hal ini memungkinkan masyarakat kecil untuk menabungkan dananya guna kelangsungan pendidikan dirinya sendiri dan atau bahkan anak-anaknya. Tidak ada alasan bagi mereka -wong cilik- untuk takut menabung di BSR, apalagi karena takut jika suatu saat buku tabungan mereka akan penuh sehingga harus menyediakan biaya penggantian buku tabungan tersebut, karena BSR menyediakan layanan penggantian buku tabungan tanpa dikenai biaya sedikitpun.
              Sebagai nasabah BSR, mereka juga berhak mendapatkan pembiayaan Qardhul Hasan dengan cicilan rendah pada jangka waktu yang cukup panjang untuk dapat mereka jangkau. Pembiayaan ini bisa terjadi pada saat seorang nasabah hanya memiliki dana yang tak sebanding dengan biaya pendidikannya. Misalkan saja seorang mahasiswa yang berekonomi lemah dengan biaya tiap semesternya adalah Rp. 1.250.000,00 hanya memiliki tabungan sebesar Rp. 400.000, maka ia bisa mengajukan pembiayaan Qardhul Hasan dengan jangkauan  waktu yang ia sanggupi. Itu pun jika yang bersangkutan belum mendapatkan beasiswa yang disediakan BSR.
           BSR sangat peduli terhadap pendidikan di Indonesia, kepedulian itu lah yang diwujudkan dalam penyediaan berbagai pelayanan yang berkenaan dengan pendidikan.  Hal ini merupakan tekad baik sekaligus cita-cita suci BSR dalam rangka peningkatan SDM masyarakat, mengurangi tingkat buta huruf, mendukung program pendidikan pemerintah yang mewajibkan masyarakat menempuh sembilan tahun pendidikan (SD, SMP, dan SMA), serta meningkatkan program tersebut hingga Perguruan Tinggi.Untuk itu BSR menyediakan bantuan dana pendidikan (Beasiswa) bagi para nasabahnya  yang berprestasi di bidang akademik dengan ketentuan bahwa yang bersangkutan berakhlak baik dan memenuhi standard nilai sebagaimana berikut:

    Tingakat SD                       : Nilai rata-rata tidak kurang dari 8,50
    Tingkat SMP/ Sederajat     : Nilai rata-rata tidak kurang dari 8,00
    Tingkat SMA/ Sederajat    : Nilai rata-rata tidak kurang dari 7,50
    Perguruan Tinggi               : Indeks Prestasi Minimal 3,00

Disamping itu BSR juga menyediakan beasiswa ke luar negeri bagi para nasabah yang berprestasi.

Segmentasi dan Target Market

              Segmentasi merupakan kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda sesuai dengan criteria  yang diinginkan. Sedangkan target market merupakan focus tempat pemasaran yang dituju.
              Kami melihat bahwa setidaknya di Indonesia terdapat tiga golongan masyarakat berdasarkan tingkat perekonomiannya, yaitu masyarakat berekonomi lemah (bawah), masyarakat menengah, dan masyarakat berekonomi kuat (atas). Karena tujuan utama kami adalah mengurangi tingkat buta huruf dan tingkat putus sekolah yang kebanyakan terdapat pada masyarakat yang berekonomi menengah kebawah, Maka kami ingin menawarkan produk tabungan pendidikan ini bagi mereka yang berekonomi “pas-pasan” dan kurang mampu yaitu masyarakat menengah kebawah.

Strategi Promosi

1.    Periklanan (Televisi, Radio, dan Koran,)

            Layaknya peluncuran produk oleh Bank-bank lain,untuk merekrut nasabah agar bergabung di tabungan pendidikan Go With Syari’ah, maka BSR menggunakan media massa sebagai sarana untuk memasarkannya. Media yang digunakan berbentuk:

a.    Televisi
            Televisi mencakup hamper semua daerah di Indonesia, untuk itu televise layak menjadi media pemasaran produk kami ini. Dengan menggunakan iklan yang berkesan, diharapkan masyarakat mau menabungkan dana mereka di BSR. Adapun dikarenakan target market utama kami adalah masyarakat menengah ke bawah, maka kami akan memasang iklan di stasiun televisi yang utamanya ditonton oleh target tersebut lebih banyak porsinya daripada di stasiun televisi lainnya.
b.    Radio
          Termasuk media elektronik yang memasyarakat, maka kami pun memasarkan produk ini di radio. Disamping radio-radio biasa, kami juga akan memfokuskan periklanan di radio dangdut yang notabene meruapakan radionya wong cilik karena di sanalah banyak masyarakat kecil dan menengah menghibur hati.
c.    Koran
          Disamping memasarkannya melalui televisi dan radio, BSR juga memasang iklan di Koran-koran nasional maupun daerah. Diharapkan media ini juga mampu menjangkau masyarakat luas utamanya adalah masyarakat menengah ke bawah.
2.    Promosi Penjualan di Lokasi Strategis
            Promosi pada tempat yang merupakan “markas” dari target pasar merupakan media terpenting untuk memicu naiknya pemasaran produk kami. Untuk itu kami yang dalam hal ini adalah bagian pemasaran akan mendatangi tempat-tempat pendidikan seperti sekolah-sekolah, pesantren, dan kampus. Di samping itu kami juga akan mendatangi desa-desa yang merupakan tempat dari kebanyakan target pasar kami tersebut.
3.    Brosur
           Walau hanya berupa kertas kecil atau sebagainya, tapi brosur memiliki peran yang besar bagi pemasaran suatu produk. Untuk itu kami akan memanfaatkan media brosur ini sebagai wadah pemasaran produk tabungan pendidikan Go With Syari’ah kami. Kami akan membagi-bagikan brosur tersebut di tempat-tempat pendidikan, pasar, dan tempat-tempat ibadah (masjid). Khusus untuk tempat-tempat ibadah (masjid) kami akan mendatanginya di hari-hari besar, utamanya adalah pada hari Jum’at karena disanalah para umat islam banyak berkumpul. Semoga saja dengan cara ini kaum muslimin tertarik untuk bergabung bersama kami yang berarti siap mengembangkan potensi diri dan jati diri seorang muslim.

Penutup

            Demikianlah sekilas tentang produk kami, dengan mengharap ridha ilahi rabbi beserta beribu keberkahannya kami berharap mampu membangun bangsa yang cerdas akhlak dan akademisnya.
Semoga produk kami ini menjadi pemicu bagi masyarakat utamanya adalah masyarakat kecil dan menengah untuk kembali bersemangat menjalankan sunnah Rasulillah saw bahwa “Tuntutlah ilmu dari buayan hingga liang lahat”. Demikian, semoga Allah meridhai,Ilahi anta maqshudi wa ridhaka mathluubii.


-Semoga Bermanfaat-