Sunday, March 3, 2019

Tugas Kuliah Filsafat Ilmu

Beberapa Hal Terkait Filsafat Ilmu
Oleh : Mhd. Zuchri Fachrun, SE.I - Riau



Sumber Ilmu Pengetahuan:
1.    Rasionalisme / Qauliyah    : Yaitu segala sesuatu yang terlintas dalam ide.
2.    Empirisme / Kauniyah    : Yaitu segala yang riil di dunia yang teruji dan tertangkap oleh indra.

Untuk menjadi suatu ilmu, setidaknya harus memenuhi beberapa syarat, yaitu:
1.    Ontologi    : Rasa ingin tahu tentang sesuatu, (apa itu, apa yang dikaji dari suatu pengetahuan?)
2.    Epistimologi    : Bagaimana sesuatu itu ada dan mengapa ada (bagaimana cara mendapatkannya?)
3.    Aksiologi    : Untuk apa sesuatu itu diketahui atau apakah sesuatu yang telah didapat ontologi dan aksiologinya, apakah bernilai atau tidak?

4 sumber pengetahuan:
1.    Dari lahir
2.    Dari budi (rasio)
3.    Indra-indra khusus, seperti penglihatan, penciuman, dll.
4.    Penghayatan langsung/ilham


Konsep, definisi, proposisi, dan lafadz/term

Konsep        : Apa yang dilihat tentang sesuatu lalu disimpan dalam otak dalam bentuk ide dan bersifat abstrak/belum disebut. Contohnya, “HP”

Definisi    : Segala sesuatu yang jika dibolak balik adalah benar (Subjek dan Predikatnya dapat dibolak balik tnpa merubah arti). Contoh, HP adalah salah satu alat komunikasi.

Proposisi    : Pernyataan dalam bentuk kalimat yang mengandung benar atau salah. Atau dalam istilah lain, ada dua konsep/term yang disusun dimana salah satunya menjelaskan yang lainnya. Contoh, HP Bagus, atau semua HP Bagus.

Lafadz/term    : Ketika konsep tadi diucapkan melalui panca indra. Contoh, HP


Bahasa adalah alat yang bisa mengkomunikasikan otak/ide seseorang dengan otak orang lain.

Bentuk-bentuk proposisi: 
Affirmatif ( muujabah)    Negative (saalibah)
General (kullliah)    A    E
Partikular(juziyyah)    I    O

A: Semua Mahasiswi UIN Cantik
E: Semua Mahasiswi UIN Tidak Cantik
I: Sebagian Mahasiwi UIN Cantik
O: Sebagian Mahasiswi UIN Tidak Cantik

Silogisme    : Kumpulan dari premis-premis yang membentuk konklusi. Dimana kedua premis tersebut harus mempunyai penghubung (middle term).

Hukum-hukum silogisme kategorik:
1.    Jika premis particular maka konklusinya adalah particular juga.
Contoh,
Semua makanan halal boleh dimakan ( MY)= muqaddimah kubra
Sebagian makanan adalah haram (MN)=muqaddimah shugra
Sebagian makanan boleh dimakan= natijah

2.    Negatif-Negatif

3.    Tidak ada konklusi, yaitu apabila premis mayor dan minornya negative.

Tingkat kekuatan konklusi tergantung pada premis mayornya.

Berpikir: Proses menyatukan konsep dengan konsep.
Logika: Menyatukan konsep secara logis.

                                                               Semoga Bermanfaat
                                                                        
                                                                           -MZF -